KOTA SOLOK – Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Solok Tahun 2026 di Gedung Kubung 13, Kamis (12/2). Kegiatan ini digelar seiring berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2021–2026.
Dalam sambutannya, Suryadi Nurdal menyinggung terbitnya Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut menjadi sinyal agar seluruh organisasi, termasuk Pramuka, lebih bijak dalam mengelola sumber daya tanpa mengurangi semangat berkreasi.
Menurutnya, efisiensi harus dimaknai sebagai tantangan untuk menunjukkan kemandirian. Pramuka Kota Solok didorong mulai merancang unit usaha mandiri, membangun kolaborasi dengan sektor swasta, serta mengelola anggaran secara tepat guna dan akuntabel.
Ia juga menyoroti relevansi tema Muscab 2026, yakni “Tantangan di Era Digitalisasi”. Di tengah derasnya arus informasi, generasi muda dihadapkan pada banjir konten yang belum tentu tersaring dengan baik. Degradasi moral di media sosial, gaya hidup instan, serta lunturnya nilai kebangsaan menjadi tantangan nyata yang harus dijawab melalui pendidikan karakter.
Pemerintah Kota Solok, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi pengembangan Gerakan Pramuka. Sinergi antara pengurus, orang tua, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat diyakini mampu mencetak generasi muda Solok yang tangguh, cinta tanah air, serta siap menjadi pemimpin masa depan.
Wawako berharap Muscab 2026 dapat menghasilkan program kerja yang konkret dan menyentuh kebutuhan gugus depan, sekaligus melahirkan keputusan strategis yang dapat diimplementasikan secara efektif demi kemajuan Pramuka Kota Solok.

Updates.